Minggu, 22 Januari 2012

FILOSOFI JAM DINDING

Banyak kejadian sederhana di sekitar kita yang memiliki filosofi luar biasa tetapi tidak pernah terjamah oleh mata dan pikiran. Di sabtu sore kemarin, Dea bercerita tentang kelas bahasa Mandarinnya di sekolah. Beberapa waktu yang lalu, gurunya bercerita tentang filosofi jam dinding.
Mengapa sebaiknya baterai jam dinding dilepas saat akan habis ? Awalnya aku berpikir karena memang sudah habis, dilepas, dan harus diganti. Seapatis dan sesederhana itu. Namun, ternyata ada makna di balik anjuran itu.
Baterai jam dinding disaat-saat kritis membuat mesin bekerja di luar batas maksimalnya, supaya jarum jam tetap bergerak ke arah kanan. Baterai memaksa kerja mesin yang jika larut dibiarkan bisa membuat mesin jam rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Salah satu tanda yang bisa diamati jika baterai berada dalam keadaan kritis adalah jarumnya yang berdetak ke kiri, atau berdetak ke kanan dengan lambat, atau juga berdetak pada posisi yang sama. Seharusnya saat melihat gejala ini, pemilik jam yang baik segera melepas baterai jam dan menggantinya dengan baterai baru sebelum baterai ‘sekarat’ itu merusak mesin jam dengan perlahan. 
Lalu apa filosofinya? Yakni, janganlah melakukan suatu hal di luar batas kemampuan diri sendiri karena fokus pada satu pencapaian, sehingga lupa bahwa kemampuan manusia selalu ada batasnya. 
Belajar, bekerja, dan berusahalah sesuai kemampuan diri, berambisi itu perlu tetapi tidak dengan mengorbankan ‘mesin utama’ nya. 

TUMBUHAN PAKU

PTERIDOPHYTA


TUMBUHAN PAKU (PAKIS)

Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah divisi dari kingdom Plantae yang anggotanya memiliki akar, batang, dan daun sejati, serta memiliki pembuluh pengangkut. Tumbuhan paku sering disebut juga dengan kormofita berspora karena berkaitan dengan adanya akar, batang, daun sejati, serta bereproduksi aseksual dengan spora. Tumbuhan paku juga disebut sebagai tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) karena memiliki pembuluh pengangkut.

A. CIRI CIRI TUMBUHAN PAKU




Ciri tumbuhan paku meliputi ukuran, bentuk, struktur, dan fungsi tubuh
Ukuran dan bentuk tubuh
Tumbuhan paku memiliki ukuran yang bervariasi dari yang tingginya sekitar 2 cm, misalnya pada tumbuhan paku yang hidup mengapung di air, sampai tumbuhan paku yang hidup di darat yang tingginya mencapai 5 m misalnya paku tiang (Sphaeropteris). Tumbuhan paku purba yang telah menjadi fosil diperkirakan ada yang mencapai tinggi 15 m. Bentuk tumbuhan paku yang hidup saat ini bervariasi, ada yang berbentuk lembaran, perdu atau pohon, dan ada yang seperti tanduk rusa.
Tumbuhan paku terdiri dari dua generasi, yaitu generasi sporofit dan generasi gametofit. Generasi sporofit dan generasi gametofit ini tumbuh bergantian dalam siklus tumbuahan paku. Generasi sporofit adalah tumbuhan yang menghasilkan spora sedangkan generasi gametofit adalah tumbuhan yang menghasilkan sel gamet (sel kelamin). Pada tumbuhan paku, sporofit berukuran lebih besar dan generasi hidupnya lebih lama dibandingkan generasi gametofit. Oleh karena itu, generasi sporofit tumbuhan paku disebut generasi dominan. Generasi sporofit inilah yang umumnya kita lihat sebagai tumbuhan paku.
Struktur dan fungsi tubuh tumbuhan paku generasi sporofit
Tumbuhan paku sporofit pada umumnya memiliki akar, batang, dan daun sejati. Namun, ada beberapa jenis yang tidak memiliki akar dan daun sejati. Batang tumbuhan paku ada yang tumbuh di bawah tanah disebut rizom dan ada yang tumbuh di atas permukaan tanah. Batang yang yang tumbuh di atas tanah ada yang bercabang menggarpu dan ada yang lurus tidak bercabang. Tumbuhan paku yang tidak memilki akar sejati memilki akar berupa rizoid yang terdapat pada rizom atau pangkal batang. Tumbuhan paku ada yang berdaun kecil (mikrofil) dan ada yang berdaun besar (makrofil). Tumbuhan paku yang berdaun kecil, daunnya berupa sisik. Daun tumbuhan paku memiliki klorofil untuk fotosintesis. Klorofil tumbuhan paku yang tak berdaun atau berdaun kecil terdapat pada batang.
Tumbuhan paku sporofit memiliki sporangium yang menghasilkan spora. Pada jenis tumbuhan paku sporofit yang tidak berdaun, sporangiumnya terletak di sepanjang batang. Pada tumbuhan paku yang berdaun, sporangiumnya terletak pada daun yang fertil (sporofil). Daun yang tidak mengandung sporangium disebut daun steril (tropofil). Sporofil ada yang berupa helaian dan ada yang berbentuk strobilus. Strobilus adalah gabungan beberapa sporofil yang membentuk struktur seperti kerucut pada ujung cabang. Pada sporofil yang berbentuk helaian, sporangium berkelompok membentuk sorus. Sorus dilindungi oleh suatu selaput yang disebut indisium. Sebagian besar tumbuhan paku memiliki pembuluh pengangkut berupa floem dan xilem. Floem adalah pembuluh pengangkut nutrien organik hasil fotosintesis. Xilem adalah pembuluh pengangkut senyawa anorganik berupa air dan mineral dari akar ke seluruh bagian tumbuhan. Spora yang menghasilkan sporofit akan tumbuh membentuk struktur gametofit berbentuk hati yang disebut protalus atau protaliaum.
Struktur dan fungsi tubuh tumbuhan paku generasi gametofit
Gametofit tumbuhan paku hanya berukuran beberapa milimeter. Sebagian besar tumbuhan paku memiliki gametofit berbentuk hati yang disebut protalus. Protalus berupa lembaran, memiliki rizoid pada bagian bawahnya, serta memiliki klorofil untuk fotosintesis. Protalus hidup bebas tanpa bergantung pada sporofit untuk kebutuhan nutrisinya. Gametofit jenis tumbuhan paku tertentu tidak memilki klorofil sehingga tidak dapat berfotosintesis. Makanan tumbuhan paku tanpa klorofil diperoleh dengan cara bersimbiosis dengan jamur.
Gametofit memilki alat reproduksi seksual. Alat reproduksi jantan adalah anteridium. Anteridium menghasilkan spermatozoid berflagelum. Alat reproduksi betina adalah arkegonium. Arkegonium menghasilkan ovum. Gametofit tumbuhan paku jenis tertentu memiliki dua jenis alat reproduksi pada satu individu. Gametofit dengan dua jenis alat reproduksi disebut gametofit biseksual. Gametofit yang hanya memiliki anteridium saja atau arkegonium saja disebut disebut gametofit uniseksual. Gametofit biseksual dihasilkan oleh paku heterospora (paku yang menghasilkan dua jenis spora yang berbeda).

B. CARA HIDUP DAN HABITAT TUMBUHAN PAKU

Tumbuhan paku merupakan tumbuhan fotoautotrof. Tumbuhan paku ada yang hidup mengapung di air ( misalnya Azolla pinnata dan Marsilea crenata). Namun, pada umumnya tumbuhan paku adalah tumbuhan terestrial (tumbuhan darat)

Habitatnya di darat, terutama pada lapisan bawah tanah didataran rendah , tepi pantai , lereng
gunung , 350 meter diatas permukaan laut terutama di daerah lembab, dan ada juga yang bersifat
epifit (menempel) pada tumbuhan lain. 
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan paku :
• kadar air dalam tanah
• kadar air dalam udara
• Kandungan hara mineral dalam tanah
• kadar cahaya untuk fotosintesis
• Suhu yang optimal
• Perlindungan dari angin
• perlindungan dari cahaya yang terlalu kuat

Tidak semua faktor tersebut berpengaruh, tapi tergantung pada jenis tumbuhan pakunya.  Survive
tidaknya suatu tumbuhan paku di suatu areal tergantung dari ketahanan gametofitnya, apakah akan
berkembang secara alami di lingkungannya atau tidak.
Seperti tanaman tingkat tinggi, tumbuhan paku tumbuh lingkungannya masing-masing
(biasanya tempat lembab). beberapa paku dapat  bertahan hidup di daerah yang ekstrim seperti
lingkungan kering dan panas. Beberapa jenis paku dapat tumbuh di daerah gurun
Tumbuhan paku meletakkan dirinya tepat sesuai dengan  nitchenya, tanah yang lembab,
udara yang lembab, intensitas cahaya dan sebagainya. Jarang tumbuhan paku hidup diluar
nitchenya. Jika anda ingin menumbuhkembangkan paku, maka anda harus menciptakan lingkungan
yang sesuai sehingga tumbuhan paku tumbuh dan berkembang dengan optimal.


    

C. REPRODUKSI
Tumbuhan paku berkembang biak secara aseksual dan seksual. Reproduksi aseksual dan seksual pada tumbuhan paku terjadi seperti pada lumut. Reproduksi tumbuhan paku menunjukkan adanya pergiliran antara generasi gametofit dan generasi sporofit (metagenesis). Pada tumbuhan paku, generasi sporofit merupakan generasi yang dominan dalam daur hidupnya.
Generasi gametofit dihasilkan oleh reproduksi aseksual dengan spora. Spora dihasilkan oleh pembelahan sel induk spora yang terjadi di dalam sporangium. Sporangium terdapat pada sporofit (sporogonium) yang terletak di daun atau di batang. Spora haploid (n) yang dihasilkan diterbangkan oleh angin dan jika sampai di tempat yang sesuai akan tumbuh menjadi protalus dan selanjutnya menjadi gametofit yang haploid (n).
Gametofit memiliki dua jenis alat reproduksi, yaitu anteridium dan arkegonium, atau satu jenis alat reproduksi, yaitu anteridium saja atau arkegonium saja. Arkegonium menghasilkan satu ovum yang haploid (n). Anteridium menghasilkan banyak spermatozoid berflagelum yang haploid (n). Spermatozoid bergerak dengan perantara air menuju ovum pada arkegonium. Spermatozoid kemudian membuahi ovum. Pembuahan ovum oleh spermatozoid di arkegonium menghasilkan zigot yang diploid (2n). Zigot membelah dan tumbuh menjadi embrio (2n). Embrio tumbuh menjadi sporofit yang diploid (2n). Metagenesis tumbuhan paku dapat dilihat melalui bagan metagenesis tumbuhan paku, sebagai berikut :

Metagenesis Tumbuhan Paku


Tumbuhan paku memperlihatkan pergiliran keturunan yang jelas seperti halnya Bryophyta, hanya fase gametofitnya masih masih berbentuk thallus yang disebut prothalium dan sangat kecil bentuknya sehingga tidak mudah terlihat. Adapun fase sporofitnya jelas terlihat, yang dikenal sebagai tumbuhan paku.
Pteridophyta tergolong kedalam kormofita sejati, karena sudah menyerupai tumbuhan tinggi, yaitu :
1. Batangnya bercabang – cabang dan ada yang berkayu.
2. Daunnya sudah memiliki urat – urat daun, tetapi ada yang tidak berdaun (seperti Psilotum) dan berdaun berupa sisik (seperti Equisetum)
3. Rhizoidnya sudah berkembang ke bentuk akar
4. Sudah memiliki berkas pembuluh angkut (xylem dan floem) tipe radial/menjar, atau tipe konsentris.
Daun tumbuhan paku ada dua macam, yaitu tropofil dan sporofil. Bentuk sporofil ini ada yang mirip dengan tropofil, dan ada yang berbeda sekali dengannya dengan membentuk strobilus. Dengan demikian ada paku homofilum dan paku heterofilum. Juga terdapat daun sporotropofil, dimana dalam satu tangkai daun, anak – anak daun ada yang menghasilkanspora dan ada yang tidak berspora (seperti Nephrolepis)
Pterydophyta seperti halnya Plantae lainnya, mengalami metagenesis sepanjang hidupnya. Pergiliran dominasi sporofit dan gametofit ini ditandai dengan perubahan struktur tubuh. Pteridophyta memiliki fase sporofit yang lebih dominan. Paku yang sering kita temukan sehari – hari merupakan fase sporofit Pteridophyta, sedangkan fase gametofit berukuran sangat kecil dan sulit teramati


Gametogenesis Pterydophyta 

Spora yang tumbuhan paku berbeda – beda, baik bentuk, ukuran maupun sifatnya. Atas dasar ini kita membedakannya ada tumbuhan paku homospora, heterospora, dan tumbuhan paku peralihan yang memiliki sifat keduanya. Pada paku heterospora akan dihasilkan jenis spora yang disebut maksrospora dan mikrospora yang berbeda sifatnya. Tetapi pada tumbuhan paku homospora hanya dihasilkan satu jensi spora dalam sporangiumnya.
Susunan letak sporangium paku dan beberapa macam ; ada yang tersusu dalam sorrus, strobilus dan sporokarpium. Badan – badan penghasil sporangium tersebut ada yang di ketiak daun/cabang, di ujung cabang, atau di helaian daunnya. Hal ini menentukan dalam pembagian klasifikasinya.

D. Klasifikasi 

Berdasarkan jenis spora yang dihasilkan, tumbuhan paku dibedakan menjadi tiga, yaitu :
1. Paku Homospora,
Paku Homospora yaitu jenis tumbuhan paku yang menghasilkan satu jenis spora yang sama besar. Contohnya adalah paku kawat (Lycopodium)


2. Paku Heterospora
Paku heterospora merupakan jenis tumbuhan paku yang menghasilkan dua jenis spora yang berbeda ukuran. Spora yang besar disebut makrospora (gamet betina) sedangkan spora yang kecil disebut mikrospora (gamet jantan). Contohnya adalah paku rane (Selaginella) dan Semanggi (Marsilea).

3. Paku Peralihan
Paku peralihan merupakan jenis tumbuhan paku yang menghasilkan spora dengan bentuk dan ukuran yang sama, serta diketahui gamet jantan dan betinanya. Contoh tumbuhan paku peralihan adalah paku ekor kuda (Equisetum)
Berdasarkan ciri tubuhnya, tumbuhan paku diklasifikasikan menjadi empat subdivisi, yaitu paku purba (Psilopsida), paku kawat (Lycopsida), Paku ekor kuda (Sphenopsida), dan paku sejati (Pteropsida).

1. Paku Purba (Psilopsida)
Tumbuhan paku purba yang masih hidup saat ini diperkirakan hanya tinggal 10 spesies sampai 13 spesies dari dua genus. Paku purba hidup di daerah tropis dan subtropis. Sporofit paku purba ada yang tidak memiliki akar sejati dan tidak memiliki daun sejati.
Paku purba yang memilki daun pada umumnya berukuran kecil (mikrofil) dan berbentuk sisik. Batang paku purba bercabang dikotomi dengan tinggi mencapai 30 cm hingga 1 m. Paku purba juga tidak memiliki pembuluh pengangkut. Batang paku purba mengandung klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis. Cabang batang mengandung mikrofil dan sekumpulan sporangium yang terdapat di sepanjang cabang batang. Sporofil paku purba menghasilkan satu jenis spora (homospora). Gametofitnya tidak memiliki klorofil dan mengandung anteridium dan arkegonium. Gametofit paku purba bersimbiosis dengan jamur untuk memperoleh nutrisi. Contoh tumbuhan paku purba yaitu paku purba tidak berdaun (Rhynia) dan paku purba berdaun kecil (Psilotum).


2. Paku Kawat (Lycopsida)
Paku kawat mencakup 1.000 spesies tumbuhan paku, terutama dari genus Lycopodium dan Selaginella. Paku kawat banyak tumbuh di hutan-hutan daerah tropis dan subtropis. Paku kawat menempel di pohon atau hidup bebas di tanah. Anggota paku kawat memiliki akar, batang, dan daun sejati. Daun tumbuhan paku kawat berukuran kecil dan tersusun rapat. Sporangium terdapat pada sporofil yang tersusun membentuk strobilus pada ujung batang. Strobilus berbentuk kerucut seperti konus pada pinus. Oleh karena itu paku kawat disebut juga pinus tanah. Pada paku rane (Selaginella) sporangium terdiri dari dua jenis, yaitu mikrosporangium dan megasporangium. Mikrosporangium terdapat pada mikrosporofil (daun yang mengandung mikrosporangium). Mikrosporangium menghasilkan mikrospora yang akan tumbuh menjadi gametofit jantan. Megasporangium terdapat pada megasporofil (daun yang mengandung megasporangium). Megasporangium menghasilkan megaspora yang akan tumbuh menjadi gametofit betina.
Gametofit paku kawat berukuran kecil dan tidak berklorofil. Gametofit memperoleh makanan dari jamur yang bersimbiosis dengannnya. Gemetofit paku kawat ada yang uniseksual, yaitu mengandung anteridium saja atau arkegonium saja. Gametofit paku kawat juga ada yang biseksual, yaitu mengandung anteridium dan arkegonium. Gametofit uniseksual terdapat pada Selaginella. Selaginella merupakan tumbuhan paku heterospora sedangkan gametofit biseksual terdapat pada Lycopodium.
 


3. Paku Ekor Kuda (Sphenopsida)
Paku ekor kuda saat ini hanya tinggal sekitar 25 spesies dari satu genus, yaitu Equisetum. Equisetum terutama hidup pada habitat lembab di daerah subtropis. Equisetum yang tertinggi hanya mencapai 4,5 m sedangkan rata-rata tinggi Equisetum kurang dari 1 m. Equisetum memiliki akar, batang, dan daun sejati. Batangnya beruas dan pada setiap ruasnya dikelilingi daun kecil seperti sisik. Equisetum disebut paku ekor kuda karena bentuk batangnya seperti ekor kuda. Batangnya yang keras disebabkan dinding selnya mengandung silika. Sporangium terdapat pada strobilus. Sporangium menghasilkan satu jenis spora, sehingga Equisetum digolongkan pada tumbuhan paku peralihan. Gametofit Equisetum hanya berukuran beberapa milimeter tetapi dapat melakukan fotosintesis. Gametofitnya mengandung anteridium dan arkegonium sehingga merupakan gametofit biseksual.


4. Paku Sejati (Pteropsida)
Paku sejati mencakup jenis tumbuhan paku yang paling sering kita lihat. Tempat tumbuh paku sejati sebagian besar di darat pada daerah tropis dan subtropis. Paku sejati diperkirakan berjumlah 12.000 jenis dari kelas Filicinae. Filicinae memiliki akar, batang, dan daun sejati. Batang dapat berupa batang dalam (rizom) atau batang di atas permukaan tanah. Daun Filicinae umumnya berukuran besar dan memiliki tulang daun bercabang. Daun mudanya memiliki ciri khas yaitu tumbuh menggulung (circinnatus). Jenis paku yang termasuk paku sejati yaitu Semanggi (Marsilea crenata), Paku tanduk rusa (Platycerium bifurcatum), paku sarang burung (Asplenium nidus), suplir (Adiantum cuneatum), Paku sawah (Azolla pinnata), dan Dicksonia antarctica.


Beberapa criteria dalam pengklasifikasian lain Pterydophyta adalah sebagai berikut :
· Ada tidaknya daun, bentuk serta susunannya.
· Susunan sporangium dan bentu sporanya
· Bentuk dan susunan batangnya
· Susunan anatomi tubuhnya
· dsb.
Di antara para ahli penamaan takson dalam klasifikasi tumbuhan paku ada bebeapa perbedaan, karena memiliki anggapan dasar masing – masing. Pterydophyta diklasifikasikan menjadi empat divisi, yaitu :
1. Divisi Psilophyta
Kelas : Psilotinae
Ciri : Tanpa daun, sporangium pada buku batang
Contoh : Psilotum

2. Divisi Calamophyta
Kelas : Equisetinae
Ciri : Berdaun, daun serupa rambut atau sisik, sporangium dalam strobilus, duduk daun berkarang, batang berongga/berbuku, spora berflagel/ada elater seperto bentuk laba – laba (calamites)
Contoh : Equisetum debile

3. Divisi Lepidophyta
Kelas : Lycopodiinae
Ciri : Berdaun, daun serupa rambut atau sisik, sporangium dalam strobilus, duduk daun tersebar, batang padat, spora tidak berflagel
Contoh : Lycopodium



4. Divisi Pterophyta
Kelas : Filicinae
Ciri : Berdaun, daun lebar, sporangium dalam sorrus atau sporokarpium, duduk daun membentuk sayap.
Contoh : Dryopteris filix


E. Manfaat Tumbuhan Paku 
Beberapa jenis tumbuhan paku dapat diamanfaatkan bagi kepentingan manusia. Jenis tumbuhan paku yang dapat dimanfaatkan yaitu semanggi (Marsilea crenata) dimakan sebagai sayur, paku rane (Selaginella plana) sebagai obat untuk menyembuhkan luka, Paku sawah (Azolla pinnata) sebagai pupuk hijau tanaman padi di sawah, suplir (Adiantum cuneatum) dan paku rusa (Platycerium bifurcatum) sebagai tanaman hias.

1. Penghasil obat – obatan misalnya: Aspidium sp, Dryopteris filix mas, dan Lycopodium clavatum.
2. Sebagai sayuran , misalnya semanggi (marsilea crenata) dan pteridium aqualium
3. Sebagai bahan pupuk hijau , misalnya Azolla piƱata,
4. Dipelihara sebagai tanaman hias, misalnya paku tanduk rusa (Platycerium bifurcatum), paku
sarang burung (Asplenium sp), suplir (Adiantum sp) dan paku rane (Selaginella sp)
5. Sebagai salah satu bahan dalam pembuatan karangan bunga, misalnya Lycopodium cernuum.

Selaginella sp

Jumat, 23 Desember 2011

haaiizzz huuiizzz


Pernah gak ngerasa kalo orang lain yang bahkan gak ngelakuin usaha sama sekali malah ngedapetin hasil yang lebih bagus daripada kita yang mungkin melakukan usaha sampe titik darah penghabisan. Pernah ngeliat orang yang mungkin hanya menjadi parasit di suatu tempat, gak kerja hanya numpang bener bener numpang tapi dia yang dapet penghargaan. Pernah gak ngeliat sebuah temuan - temuan lama yang mungkin penemunya yang dari beratus - ratus abad yang lalu udah nemuin cuman karena gak dikembangin dan kelemahan informasi jadinya ada orang yang ngembangin lagi penemunya dan akhirnya nama yang di kenal dunia karena berjasa adalah bukan dia si penemu pertama. Pernah ngerasain kayak macam hal - hal itu ? yap. sekarang itu yang lagi aku rasain. kadang - kadang menurut ku hidup itu semacam tidak adil. sangat gak adil. bener - bener gak adil. memihak. egois. dan memandang faktor - faktor tertentu.

aku benci saat aku dapet hasil yang kurang memuaskan dan bahkan jelek dan tidak sesuai harapan, padahal sebelum melakukan hal itu aku udah ngelakuin yang terbaik. all my best, tapi ZONK! hasilnya jelek juga padahal kadang udah yakin. I don't know what the hell was happening to me. penurunan segalanya, yang cuman bisa bikin nyerah dan depresi, aku males mencoba lagi dan berusaha karena aku tau mungkin saat aku berusaha lagi hasilnya akan jelek dan gak ada bedanya. always keep trying ? don't give up ? .. what the hell i didn't even care. 

Sampai suatu hari.....aku sedang muak-muaknya dengan dunia, kenapa aku harus kayak gini. I mean, I'm happy but sometimes things just don't work as they supposed to do. dunia jahat banget, tapi tidak lupa aku selalu berdoa sama Allah, untuk hidup yang mungkin lebih baik dan aku tidak terlarut - larut dalam kekesalan aku karena aku bukan larutan (?). akhirnya jeng - jeng, datang hikmah yang mungkin utusan Allah untuk menghibur ku dan menyembuhkan aku dari kekesalan yang berlarut - larut ini. yap, hikmah tersebut adalah melalui keluarga, temen - temen dan sahabat - sahabat ku, especially untuk opung citra n sugar :* #pasti masang expresi lebay deh klw dia baca ini. dalam waktu yang bersamaan entah kenapa mereka mulai ngangkat aku dari mimpi - mimpi buruk itu, aku udah mulai bisa menerima kenyataan dan sometimes things just work. incredible, you God.

Intinya, mereka bilang ke aku kalo hidup itu gak harus selalu di atas. Hidup itu kayak roda fixie, kadang diatas dan kadang dibawah ( gak cuman fixie sih semua roda tp biar keren aja hehe ). Gw gak bisa selalu berada di atas terussss, aku juga perlu ada di bawah agar aku menyadari hal - hal apa yang penting dan sangat berarti. Coba selalu liat ke bawah kata mereka, banyak orang yang mau punya kehidupan ku, kita. mungkin banyak orang - orang yang kasusnya lebih berat daripada ku. jadi semua momen - momen hidup itu harus terus disyukuri, Alhamdulillah

Dan mungkin bisa jadi kalau strategi yang kurang dalam persiapan aku melaksanakan sesuatu juga kurang. kata mereka, aku sangat - sangat memforsir diri gw terhadap apa yang gw fokuskan untuk dilakuin. sangat maksa gitu lho, jadinya hasilnya kurang bagus. aku harus santai aja but don't too much. Kayak dalam radioaktif aja, alfa dan beta itu ada muatannya yang berbeda masing - masing, dan gamma itu netral, ya aku harus bisa jadi gamma. netral, gak berat sebelah. aku mungkin juga harus lebih banyak curhat sama yang diatas, cause Man proposes, God disposes. mau kita rencanain apapun tanpa kehendak-Nya it wont happen.

Dan gak lupa juga, ada seseorang yang bilang gini "Dunia itu emang jahat, tapi akan lebih jahat kalo tambah dipikirin lagi". aku pikir - pikir itu sangat bener. just let this flow, siapa yang tahu kedepannya gimana. you all know Bill Gates, eh ? aku pernah liat salah satu quote yang ada di tumblr, pokoknya isinya dulu itu si Bill sering remed - remed dan kadang gak mendapat barang yang sesuai harapan, sementara temen - temnnya selalu dapet yang bagus. dan jeng jeng ngeeeeng, sekarang liat. temen-temennya Bill Gates jadi engineer di perusahaan terkenal se dunia, amazing ! dan... Bill Gates adalah OWNER dari perusahaan tersebut, awesomeee amazing.

Dari situlah, dari masuk- masukkan mereka aku jadi agak beda gimana gitu, ya aku tau aku dan kita pasti bisa. apalagi ditambahnya salahnya jurusan yang gw ambil -____- damn ! aku gak suka ngapaaaaal tapi suka ngituuuuung ahaaaaaaa tapi yasudah semuanya juga sudah berjalan. sedikit lagi plisss doakan aku disini  hehehe tapi jalani aja se semangat dan se bisa mungkin 4 bulan terakhir ini.

and the last, aku harus tetap mencoba dan gak pernah boleh menyerah dan patah semangat. mungkin hasil dari  itu tidak selalu bagus, tapi percayalah bahwa tidak ada yang sia- sia and, God never sleeps.


well, another diary-ing on blog, but i make this post for those who think and feel the same like what i felt. bukan maksud menasihati but don't ever give up on something... selalu semangat dan ceria. ya mungkin paling habis nge post gini gw juga sering gak semangat, tapi apa salahnya menyarankan ke orang lain ya gak ahahaha :3. umm, just keep praying, working, believing, and dreaming. Let God do the rest... and always be happy and don't let yourself full of hatred :)

special thanks goes to my family, my boy, my bestfriends , and brother not a blood who is punchable and piggy all the way @tuuuuuuuuuuuuuuuut hihihihi :) ya Allah, bless me, and absolutely bless them too. 

Especially For {YOU}





You were in my heart
my love never changed
and now that I'm next to you


No more dreamin' about tomorrow
forget the lonliness and the sorrow
I've got to say
It's all because of you

KUE YANG TERTINGGAL

hemmpp, Post sebelumnya yang mengenai tentang rencanaku bersamanya diPENDING.. so sad..
Tapi memang sama sekali gak bisa dipaksain, cuaca yang tidak mendukung yang menjadi hambatanmu menuju tujuanmu lah alasan terbesarnya..
Well, aku gak bahas kesedihan itu, karena besok kita masih punya waktu bersama.. yang terpenting keselamatanmu..

Sekarang, yang kuharapkan hanya kau selamat sampai tujuan, Longsor itu benar benar musibah yang tak terduga, semoga kau cepat sampai ketujuan dan mengistirahatkan sebentar ragamu.

Tidak hanya kamu yang terjebak di tengah longsor itu!! Ayah, laki laki yang sangat kucinta juga sedang berada ditempat yang sama denganmu untuk membantu menangani  masalah disana,

hey, kue yang sudah kusiapkan untuk kedatanganmu sudah hampir memiliki rasa yang berbeda, hari ini aku buat untuk yang kedua kalinya.. kue ini mirip sekali dengan kelakuanmu, yahh.. awalnya hampir gagal dan aku hampir saja kesal.. tapi hasilnya,,,, bisalah kau memujiku :p hehe
sama sepertimu, yang awalnya selalu buat kesal, tapi itu hanya kejailanmu :p

cukup post hari ini

ya, semoga semua cepat selesai, dan kalian berdua cepat cepat pulang .. :*






hope tomorrow we may throw our journey darling :3



Kamis, 22 Desember 2011

{KAMU}



Malam menuju pelita itu waktu yang paling pas untuk menulis kejadian sehari penuh tentang kamu.. hey kamu..
malam ini sekelebat kalimatku hanya untukmu.. untukmu yang berada sangat jauh disana,
ditempat singgah yang dipenuhi dengan byk org org cerdas yang tujuan sama denganmu, yaitu 'Menuntut Ilmu'


sebenarnya aku masih belum tau apa yang akan dituliskan, yang pasti disini sedang tidak sabar menuju hari esok... ya, hari esok ..

Tepat dimana kita sudah atur dari beberapa minggu yang lalu, Sampai hal yang begitu detail udah kita rencanakan, ngerayain hari kita berdua yang dihitung waktu kira2 bulan udah berevolusi 4 kali, aku udah nyiapin masakan yg judulnya 'kue bolu krim penuh' ini percobaan pertamaku, dan itu cuman untuk {kamu} *nunggu komentarnya*



TAPIIIIII, yang kuharapkan darimu malah kau lupakan, well in fact.. aku sedikit kecewa, tapi aku tau itu semua karna kau sedang sibuk dengan urusanmu yang lain... BUT, tomorrow u must do my request beibh, don't worry!! hehe :DD

AS U KNOW i miss u soooo much... sebenarnya bohong kalau aku bilang gak kangen, kalau aku bohong pasti ada alasan yang logis, kalau aku bilang kangen dgn kamu terus  {kamu} senyum sumringah.. rugilah aku disini gak bisa lihat moment itu #ihhh...gombal amat inih*

sekarang, aku cuman berdoa dan berharap agar {kamu} sampai ke kota ini dgn selamat dan sampai tujuan..

kayak'a artikel ini cukup deh, gak mau banyak banyak bagi bagi kebahagiaan ini :p

Selamat malam :)
Good night :)
Oyasuminasai :)
Gute Nacht :*


still wait u @DSS